Tampilkan postingan dengan label honduras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label honduras. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juni 2014

Hasil Akhir Grup E

France 0                              –                            0 Ecuador

Setelah melibas Honduras dengan tiga gol tanpa balas dan mengamuk di laga melawan tetangga mereka, Swiss yang dibantai dengan skor 5 - 2, Prancis sudah 90 persen memastikan diri lolos sebagai juara grup. Dengan 6 poin yang sudah dikantongi, dan selisih gol yang sangat besar, kecil kemungkinan Prancis menjadi runners-up grup, walaupun Ecuador ataupun Swiss memenangkan pertandingan terakhir mereka. Mungkin hal itu membuat Prancis tidak bermain terlalu ngotot saat mereka menghadapi Ecuador di pertandingan terakhir di babak penyisihan grup F. Tidak ada gol yang terjadi di pertandingan ini. Bahkan setelah Ecuador harus bermain dengan sepuluh pemain karena Valencia mendapat kartu merah, Prancis tidak juga berhasil mencetak gol.


Switzerland 3                     –                            0 Honduras
X. Shaqiri ‘6, ’31, ‘71


Di pertandingan lainnya, Swiss berusaha meraih peluang mereka untuk lolos dari babak penyisihan grup. Honduras sebenarnya juga masih berpeluang untuk lolos. Dengan catatan, mereka bisa menang telak atas Swiss, dan Prancis menang telak atas Ecuador. Tapi sayangnya, Honduras malah harus kembali mengalami kekalahan dengan tiga gol tanpa balas. Kali ini X. Shaqiri yang menjadi penentu kemenangan bagi Swiss, mencetak tiga dari tiga gol bagi timnya. Dengan tiga golnya di pertandingan penentu ini, Shaqiri menjadi pemain ke dua yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2014. Sebelumnya, Thomas Muller mencetak hat-trick pertama saat Jerman melibas Portugal 4 - 0. Namun satu dari tiga gol Muller diperoleh melalui titik penalty.
Dengan kemenangan ini, Swiss pun memastikan diri sebagai runners-up grup E, menemani Prancis melaju ke babak 16 besar.


Minggu, 15 Juni 2014

Babak Penyisihan, Grup E: Switzerland - Ecuador, France - Honduras

Switzerland 2                     –             1 Ecuador
Admir Mehmedi ’48                        Enner Valencia ‘22
Haris Seferovic ‘90+3


France 3                              –                            0 Honduras
Karim Benzema ’45 (p), ‘72
Noel Valladares ’48 (og)

Walaupun Prancis tampil agresif dan menguasai pertandingan, hampir tidak ada gol yang tercipta di babak pertama. Setelah bermain imbang sampai babak pertama hampir selesai, di akhir babak Karim Benzema sukses mengeksekusi hadiah penalty yang membuat kedudukan menjadi 1 – 0 bagi Prancis. Di babak ke dua, tim asuhan mantan bintang Prancis 1998, Didier Deschamps, bermain lebih agresif lagi. Di menit ke-48, gol bagi Prancis kembali terjadi, kali ini diakibatkan gol bunuh diri yang dilakukan pemain Honduras Noel Valladares. Pada menit ke-72, akhirnya Prancis menambah perolehan gol mereka melalui gol Karim Benzema.


Pencetak gol terbanyak sementara:
2
Neymar (Brazil)
Van Persie, Robben (Netherlands)
Karim Benzema (France)

1
Oscar (Brazil)
Peralta (Mexico)
Xabi Alonso (Spain)
De Virjk (Netherlands)
Alexis Sanchez, Valdivia, Beausoujour (Chile)
Tim Cahill (Australia)
Teófilo Gutiérrez, James Rodríguez, Pablo Armero (Colombia)
Edinson Cavani (Uruguay)
Joel Campbell, Óscar Duarte, Marco Ureña (Costa Rica)
Marchisio, Balotelli (Italy)
Sturridge (England)
Keisuke Honda (Japan)
Wilfried Bony, Gervinho (Ivory Coast)
Enner Valencia (Ecuador)
Admir Mehmedi, Haris Seferovic (Switzerland)


32 gol dicetak 28 pemain dari 16 tim/negara.